Langsung ke konten utama

Kalo Begini Siapa Yang Tanggung?

Seperti biasa hari itu tanggal 5 Maret 2018, pulang kerja Mengisi waktu menunggu istri tiba di Stasiun Bekasi, saya menuju basecamp Pacul online untuk ngojol.
Tiba-tiba Ada telepon dari markas Bendi 17 Komunika, terdengar suara Om Johan dari sana, "bor pasport hidup?", Dengan santai saya jawab "hidup, Baru perpanjang Agustus tahun lalu."
"Okeh ente berangkat Bor tanggal 10 besok...!", Dalam hati, "lah gimana bisa, kaga punya persiapan apa-apaan..."
Saya jawab, "ntar dulu Gan ada yang harus ane tanya dulu baik ke istri dan ke tempat ane kerja sekarang. Butuh jawaban jam berapa?". "Sebelum isya!", katanya.
Yang bener aja pas liat jam waktu itu jam 17.30 buru-buru Telepon istri, tanpa babibu dia jawab, "berangkat saja Yah nggak usah mikirin macam-macam".
Okeh, kelar urusan istri.
Langsung koordinasi ke Uda Irfan, dia juga mengaminkan dan langsung ngomong, "udah cuti kerja aja sebulan sekalian...", Alhamdulillah banget kan?!
Lanjut kabari Om Johan kalau saya siap untuk berangkat. Barulah dia menjelaskan secara detail Kenapa saya harus berangkat dan apa yang harus saya kerjakan selain ibadah.
Nggak pernah ada yang nyangka, semua anggota keluarga juga pada kaget waktu dikabarin.
Belum ada persiapan yang matang untuk berangkat Umroh, Alhamdulillah semua akomodasi dan transportasi ditanggung.
Banyak dari teman dan keluarga yang ngomong gini, 
"Kalau memang sudah panggilan Alloh untuk ke tanah suci tidak ada yang pernah tahu!"
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, persiapan kurang dari 1 minggu saya berangkat ke tanah suci untuk melakukan ibadah Umroh.
Bolak-balik dari Mekah ke Madinah ke Mekah lalu ke Madinah lagi, saya habiskan total waktu 20 hari untuk bisa beribadah.
Makasih kepada Om Johan dan teman-teman di Bendi17Komunika yang sudah memberikan kepercayaan dan kesempatan ini kepada saya.
Terima kasih kepada Uda Irfan dan teman-teman di Kitas.id yang sudah memberikan saya cuti 1 bulan penuh.
Yang pasti terima kasih kepada http://RHWisata.com yang sudah memberikan pelayanan terbaik sejak berangkat dari Cengkareng, di tanah suci sampai balik lagi ke Indonesia.
Dalam hati selalu bertanya, "KALO BEGINI SIAPA YANG TANGGUNG?"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saber Core 23 Masuk ke Pasar Indonesia

Anjay, jadi ngakak kalo ngeliat postingan mas wendy yang gue share ini. Gimana kaga ngakak, waktu itu gue sempat menanyakan kenapa klien dia itu orang bule semua?

Ternyata dia yang sangat asik dengan hobinya di dunia desain grafis itu rajin diskusi dan berbagi di deviantart dan media sosial lain khusus desain grafis.

Dari sanalah mulai banyak orang-orang bule yang suka gaya desainnya merikwes ini itu.

Waktu main ke studio Sabercore 23 di daerah Perumnas 1 Bekasi, gue puas banget lihat portfolio dia mulai dari poster konsernya Megadeath & Imagine Dragon, puluhan novel horor luar, cover album band metal luar juga banyak. Gaya lo emang suram semua yeh Mas Wendy wekekekekek

Meski gue penasaran apa dia seorang yang pemberani dengan situasi horor, gue sih ga pernah tanya langsung #maluAh #ngakak

Ikut merasa senang dengan pencapaian-pencapaian mas wendy sabercore belakangan ini yang karyanya mulai menghiasi poster film bergenre horor Indonesia dan berkolaborasi dengan adiknya mas thofa …